Showing posts with label Seri 8500/東急8500系. Show all posts
Showing posts with label Seri 8500/東急8500系. Show all posts

2012/09/06

Destination Display Revival | 行先表示リバイバル


          Railfans bukanlah sekedar orang yang menyukai kereta api,melainkan harus bisa berkontribusi untuk perkeretaapian itu sendiri.Itulah yang harus dipupuk oleh kita pada generasi muda untuk menjaga agar perkeretaapian kita agar selalu berjalan sebagaimana mestinya.Tidak hanya berjalan di tempat,namun harus melangkah maju.

           Begitulah yang dilakukan oleh sahabat penulis yang satu ini.Pria tamatan SMK yang kini mengenyam pendidikan di Politeknik Negeri Jakarta ini.Display penanda tujuan yang sebelumnya tidak bisa digunakan secara maksimal karena sistem otomatis yang sengaja diputus untuk menghindari ulah tangan jahil,kini berfungsi kembali.Bukanlah sebuah kebetulan,ini merupakan kelanjutan dari proyek yang dia telah lakukan sebelumnya.Yaitu merubah display tujuan dari bahasa Jepang menjadi bahasa Indonesia.Supaya lebih jelas,biarlah foto yang akan berbicara.

Before (デハ8510)

Pemeriksaan mesin
After (デハ8510)

デハ 8610
Pemasangan kembali mesin pada tempatnya...
           Agar tidak menjadi sia-sia,awak kereta perlu disosialisasikan dalam pengoperasian display ini.Terlebih tidak semua orang mengerti bahasa Jepang bukan?Maka dari itu,dibuatlah manual penggunaan display seperti yang tertera di bawah ini.


          Rangkaian yang sudah diperbaiki ini sekarang sudah bisa dinikmati di lintas Jabodetabek.Walaupun baru satu rangkaian,ini menjadi langkah pertama untuk rangkaian lainnya agar display tujuan dapat digunakan secara optimal untuk penumpang di lintas Jabodetabek.Begitulah yang bisa saya ceritakan kali ini.Semoga menjadi informasi yang bermanfaat bagi kita semua,khususnya para railfans di Indonesia  :)

2012/07/05

Trial Run Seri 8500 Ex-Tokyu Seri 8500 - 8610F | 元東京急行電鉄8500系8610Fの試運転

          Pada hari Rabu (4/7),telah dilaksanakan ujicoba rangkaian Seri 8500 dengan nomor rangkaian 8610F.Rangkaian yang merupakan bekas rangkaian Tokyu Denentoshi Line (東急田園都市線) ini diujicoba dengan rute Depok-Manggarai-Bogor-Depok.Di tengah cuaca yang mendung,berikut dokumentasi dari saya selama ujicoba berlangsung.



          Tidak terjadi banyak perubahan pada eksterior,hanya sedikit perubahan ukuran pada skema Dipo Depok yang khas dengan warna biru-kuning.Perbedaannya terletak pada pola kuning yang lebih tebal dibanding rangkaian sejenis yang sudah lebih dahulu beroperasi.Lain cerita pada sisi interior,terdapat keunikan yang ada pada rangkaian 8610F.Yaitu adanya satu kereta  yang menggunakan gantungan tangan yang biasa digunakan pada Seri 6000 milik Toei.

デハ8710,都営6000系ハンドストラップを使った!
Lantai Merah di Kereta Khusus Wanita
          Setelah ujicoba berakhir,akan dilakukan pemasangan display yang sudah dilengkapi dengan tujuan berbahasa Indonesia.Selain itu,pembenahan di sektor pendingin yang menjadi masalah utama pasa rangkaian ini tinggal penyempurnaan saja.Demikian informasi yang bisa saya berikan.Selamat menikmati rangkaian :)

Sumber | Source :

Arsip Pribadi | Private Archives

2012/03/01

Dipo Depok Hari ini 1 | 今日のデポック電車区その1

          Setelah sekian lama tidak berkunjung,akhirnya saya menyempatkan diri untuk melihat-lihat di Dipo Depok.Karena akses menuju jembatan dipo agak sulit (jalan rusak,sempit, dan agak jauh),menurut saya dengan sepeda motor merupakan cara terbaik untuk mencapai spot untuk melihat-lihat bahkan memotret seisi dipo.Cuaca yang cerah pun ikut mendukung untuk memotret foto di sore hari.


          Baru saja 2 bulan rangkaian ini tiba,sekarang sudah benar-benar siap untuk diuji coba.Seri 6000 dengan nomor 6106 dan 6112F sudah mengalami proses perubahan eksterior dan interior.Sedikit keistimewaan,nomor rangkaian tidak ikut dirubah menjadi warna kuning seperti Seri 6000 Tokyo Metro sebelumnya.



Kiri ke Kanan : 6112F ,05-104F , 203-xxx, 203-xxx

6112F
          Suasana dipo di sore hari cukup lenggang karena banyaknya rangkaian yang keluar untuk bertugas.Hanya sejumlah rangkaian cadangan dan rangkaian yang belum mendapat sertifikasi untuk bertugas.Oh,ternyata saya juga menemukan 6112F yang sudah dalam kondisi yang sama dengan 6106F!


Sendiri...
          Los perawatan terlihat hampir tidak ada kegiatan,namun setiap jalur hampir terisi oleh semua rangkaian.Seperti Seri 203 dan BN-Holec yang kita lihat pada foto saya di atas.BN-Holec merupakan rangkaian KRL Ekonomi yang paling bermasalah.Jadi,hampir sebagian besar waktunya digunakan untuk perawatan atau perbaikan walaupun sudah tidak ada suku cadang dikarenakan konsorsium dalam pembuatan rangkaian BN-Holec sudah bubar sejak lama.

Berlanjut ke hari dimana saya kembali ke Dipo Depok...

2012/01/28

8604F ,Japanese EMU with Europe Taste

          Kali ini saya kembali membahas rangkaian Seri 8500.Jika pada sebelumnya membahas armada Seri 8500 milik KCJ,sekarang saya membahas Seri 8500 milik PT.KAI.Sesuai judul,yang menjadi pokok bahasan adalah 8604F.Rangkaian ini merupakan bekas armada Tokyo Kyuko Electric Railway (東京急行電気鉄道 / Tokyo Kyuko Denki Tetsudo) yang pertama kali masuk Indonesia pada 2006 bersamaan dengan 8608F dan 8611F.Sejak tahun 1975 rangkaian ini sudah berkali-kali mengalami perubahan susunan rangkaian.Namun kereta-kereta penyusun 8604F sejak pertama kali diproduksi tidak ada yang mengalami perubahan.Berikut perubahan rangkaian 8604 hingga saat ini.

1975 : Mc8604-M8704-T8904-Mc8504

1976 : Mc8604-M8704-T8904-M8804-Mc8504

1978 : Mc8604-M8704-T8904-M8825-M8719-T8921-M8804-Mc8504

1981 : Mc8604-M8704-T8904-M8825-M8719-T8909-M8804-Mc8504
          
1986 : Mc8604-M8704-T8904-M8898-M8794-M8825-M8719-T8909-M8804-Mc8504
          
2006 : Mc8604-M8704-T8904-M8825-M8719-T8909-M8804-Mc8504

          Beroperasi sejak 27 Juli 2006,sebenarnya 8604F memiliki 2 variasi skema.Mengingat keterbatasan arsip,saya hanya bisa menampilkan satu variasi dari skema 8604F ini.
8604F Skema Hijau-Kuning,Stasiun Manggarai
          Keunikan dari 8604F adalah masih digunakannya sistem MG (Motor Generator) untuk sistem traksi Choppernya,sedangkan rangkaian Seri 8500 yang lainnya sudah menggunakan SIV (Static Inverter).Walaupun merupakan teknologi yang "outdated" namun dianggap memiliki ketahanan yang lebih baik,terlebih dengan sulitnya mencari pengganti SIV jika mengalami kerusakan.Yang lain dari 8604F adalah klakson KRL BN-Holec yang terpasang di Mc8504 setelah mengalami tabrakan di Cipinang beberapa tahun lalu.BN-Holec sendiri adalah KRL yang dibuat berdasarkan kerjasama antara PT.INKA dan Bombardier.Berikut adalah video dari 8604F yang menggunakan klakson BN-Holec.
Video : Faris Fadhli
          Tambahan,tepat pada 28 Januari 2012 telah dilaksanakan ujicoba rangkaian Seri 8500-8604F.Tidak ada perubahan mendasar pada skema seperti yang sudah ada pada seri 8500 yang lain dengan warna biru - kuning.Dengan berubahnya skema 8604F,berakhir sudah era hijau-kuning ala Balai Yasa Manggarai pada Seri 8500.Keunikan yang baru saja saya temui adalah dipasangnya rolling display pada 8604F berlambangkan logo baru PT.KAI.Berikut dokumentasi saya pada hari ini.


8604F PAL Dipo Depok 29 Desember 2011

Persiapan masuk Stasiun Depok

Percobaan . Trial Run . 試運転。

          Demikian informasi yang bisa saya berikan,mohon maaf bila ada kesalahan atau kekurangan dalam penulisan artikel.Semoga bermanfaat bagi kita semua.

Arsip :
Arsip Pribadi

2011/07/19

Display Seri 8500 New Image

          Kalau diperhatikan baik-baik,terkadang sejumlah KRL yang didatangkan dari Jepang masih memperlihat display tujuan (Ikisaki / 行き先 ) semasa berdinas di negeri asalnya.Yang paling mudah ditemui yaitu pada Seri 8500.Perhatikan sejumlah foto-foto berikut.
Seri 8500 - 8507F , Chuuou Rinkan.
Seri 8500 - 8610F , Semi Express (Junkyuu) Oshiage.

           Pihak yang terkait pun mulai berpikir untuk meng "Indonesia" kan display tujuan rangkaian-rangkaian ini agar para penumpang tidak salah naik.Salah satu cara yang agak "kurang niat" dilakukan sebagai berikut.
Semi Ekspres,layanan yang sudah menghilang sebelum muncul Ekonomi AC...
Express atau Semi Express??? O.O

          Mengapa kurang niat??Karena hal seperti ini belum diperhatikan secara serius.Pada prakteknya,display ini tidak dipergunakan secara optimal.Pengoperasiannya pun terkadang menggunakan sistem manual.Kesia-siaan pun tak terhindarkan...

          Seiring dengan digalakkannya SPM (Standar Pelayanan Minimum) dan diberlakukannya Single Operation pada KRL Jabodetabek,upaya untuk memperbaiki display mulai dilakukan.Yaitu dengan menghilangkan sejumlah tujuan-tujuan Jepang dan menggantinya dengan tujuan di Jabodetabek.Misalnya Depok,Bogor,Bekasi,dsb. yang dianggap sebagai pemberhentian penting.Berikut sejumlah foto-foto Seri 8500 dengan display baru.


          Well,dengan adanya display seperti ini diharapkan penumpang tidak salah naik dan meningkatkan keamanan agar tangan-tangan usil tak lagi beraksi memainkan display yang sudah di "Indonesia" kan ini.Tentunya dengan partisipasi bersama antara penumpang,operator,dan pastinya kita sebagai railfans :)

Sumber :
Arsip Pribadi
Faris Fadhli , Railfan Indonesia

Special Thanks buat Faris Fadhli dengan kerja kerasnya merubah display ini.

2011/06/17

Jalita,Onii'san of KCJ Fleet

           Dalam kehidupan keluarga pasti kiat mengenal yang namanya adik dan kakak.Tidak hanya dalam kehidupan manusia,dalam kereta pun sebuah rangkaian tidak akan sendirian.Pasti ada saudara-saudaranya.Dalam ulasan kali ini,Sang Kakak dari armada KCJ lah yang menjadi tokoh utamanya.Pastinya hampir semua railfans paham kalau yang dimaksud adalah...8613F!!!
8613 dengan skema terbaru,Stasiun Bogor.

          Jalita (Jalur Lintas Jakarta) merupakan satu dari delapan rangkaian seri 8500 yang beroperasi di Jabodetabek.KRL yang merupakan bekas dari perusahaan Tokyu Dentetsu (東急電鉄) ini diproduksi pada tahun 50 Showa (+/-1975) oleh Tokyu Sharyou (東急車輌).Melayani Tokyu Denentoshi Line (東急田園都市線) yang menghubungkan antara Chuo-Rinkan (中央林間) dengan Shibuya (渋谷).Untuk meningkatkan pelayanan,seri 8500 juga melakukan thru service menuju Tokyo Metro Hanzomon Line (東京メトロ半蔵門線) sampai Oshiage (押上) dan berlanjut dengan Tobu Isesaki (東武伊勢崎線) dan Nikko Line (東武日光線) sampai Kuki (久喜) dan Minami-Kurihashi (南栗橋).

8613F semasa di Jepang , Stasiun Ichigao 16.8.2007.
          Memulai debut pertamanya di kancah Jabodetabek pada 29 Maret 2009, 8613F sudah mengalami 3 kali perubahan warna.Pertama dengan warna hijau-kuning,kedua dengan warna merah,dan yang terakhir dengan warna merah-kuning.Berikut merupakan salah satu skema lama dari 8613F.
8613F dengan skema lama,Stasiun Juanda.

         Rasanya kurang jika hanya membicarakan 8613F secara umum.Untuk lebih jelasnya,akan ulas mengenai 8613F saat ini.Jalita a.k.a 8613F menggunakan cat untuk skema terbarunya.Diharapkan dengan skema baru ini akan terlihat lebih mengkilap dan lebih tahan lama dibandingkan menggunakan scotchlite.Rangkaian yang mengalami PAL (Perawatan Akhir Lengkap) pada 9 Juni 2011 ini juga memiliki corak batik untuk KKW (Kereta Khusus Wanita) yang mulai diterapkan pada rangkaian armada KCJ.

Mulai Dinas : 29.03.2009  PA: 09.06.2011 Berat Kosong : 33.200 kg
Skema untuk Kereta Khusus Wanita
Uwooow...Batik pada pintunya!!
          Tak banyak perbedaan interior pada rangkaian ini seperti pada seri 8500 milik KAI.Dapat diidentifikasi dari kursinya yang berwarna merah dan biru tua.Namun satu hal yang spesial adalah adanya peta jalur KRL Jabotabek.

Peta KRL Jabodetabek
          Begitulah kisah tentang Onii'san dari KCJ ini,semoga selalu terus berdinas di Jabodetabek tanpa ada gangguan sedikit pun ^O^//.

Kamus : お兄さん / Oniisan / Elder Brother / Kakak Laki-laki

Sumber:

Arsip Pribadi
www.toqfan.com